Arkan Islamic School Hadiri Workshop Menulis Karya Tulis Ilmiah untuk Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Riset

Bekasi, 1 September 2026 — Arkan Islamic School turut berpartisipasi dalam Kegiatan Workshop Menulis Karya Tulis Ilmiah untuk Masyarakat Umum yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 31 Agustus–1 September 2026, ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, memperluas wawasan literasi, serta mengembangkan keterampilan menulis dan melakukan riset secara sistematis.

Dalam kegiatan tersebut, Arkan Islamic School diwakili oleh Rr. Bintang Lukitaningrum, ST., M.M. dan Iin Kusmawati, A.Md.T.G., S.Pd.I., M.Pd. selaku Direksi Arkan Islamic School, serta Siti Kadarini, SIP. selaku Kepala Perpustakaan Arkan Cendekia. Kehadiran perwakilan Arkan Islamic School menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam terus mengembangkan budaya literasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar yang mendukung kegiatan akademik dan pengembangan pengetahuan.

Workshop dilaksanakan di Layanan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi, Jalan Rawa Tembaga IV No. 3, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Kegiatan dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.

Mengusung tema “Dari Gagasan ke Tulisan: Strategi Jitu Menulis Resensi Buku dan Karya Tulis Ilmiah Siap Juara”, workshop memberikan ruang bagi peserta untuk memahami proses mengembangkan sebuah gagasan menjadi tulisan yang terstruktur, menarik, dan memiliki kualitas yang baik.

Kegiatan menghadirkan Dr. Wawa Santoso, SE., MM., CHRO., CPC sebagai narasumber. Materi yang disampaikan menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperluas pemahaman mengenai keterampilan menulis, khususnya dalam mengolah gagasan dan menyusunnya menjadi karya tulis yang sistematis.

Bagi lingkungan pendidikan, kemampuan menulis bukan sekadar keterampilan untuk menghasilkan tugas atau dokumen akademik. Menulis juga merupakan salah satu cara untuk mengolah informasi, menguji pemahaman, menyampaikan gagasan, sekaligus membangun kemampuan berpikir kritis. Karena itu, kegiatan semacam ini memiliki relevansi yang kuat dengan dunia pendidikan, termasuk dalam pengembangan budaya literasi di sekolah.

Mengembangkan Gagasan Menjadi Tulisan

Salah satu hal penting yang menjadi perhatian dalam tema workshop adalah bagaimana sebuah gagasan dapat dikembangkan menjadi tulisan. Sering kali seseorang memiliki ide yang menarik, tetapi mengalami kesulitan ketika harus menuangkannya dalam bentuk tulisan yang runtut.

Proses menulis membutuhkan kemampuan untuk mengidentifikasi gagasan utama, menentukan sudut pandang, mengumpulkan informasi yang relevan, kemudian menyusunnya secara logis. Dalam karya tulis ilmiah, proses tersebut juga perlu didukung dengan data dan sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi saat ini. Kemampuan literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca, tetapi juga kemampuan memahami, menilai, mengolah, dan menghasilkan informasi secara bertanggung jawab.

Kehadiran perwakilan Arkan Islamic School dalam workshop ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan yang dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah, khususnya dalam mendukung kegiatan literasi, pengelolaan perpustakaan, serta pengembangan keterampilan menulis bagi warga sekolah.

Perpustakaan sebagai Ruang Pengembangan Literasi

Keikutsertaan Siti Kadarini, SIP., selaku Kepala Perpustakaan Arkan Cendekia, juga menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat hubungan antara perpustakaan dan kegiatan literasi.

Perpustakaan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan peminjaman buku. Perpustakaan dapat menjadi ruang yang mempertemukan pembaca dengan berbagai sumber pengetahuan sekaligus mendorong lahirnya karya dan gagasan baru.

Melalui kegiatan menulis, koleksi perpustakaan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Buku-buku tidak berhenti sebagai bahan bacaan, tetapi dapat menjadi sumber inspirasi dan informasi yang kemudian diolah menjadi tulisan.

Keterampilan menemukan sumber yang tepat, membaca secara kritis, mencatat informasi, melakukan pengembangan gagasan, hingga menghasilkan tulisan merupakan rangkaian proses literasi yang saling berkaitan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pengelola perpustakaan juga dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan program literasi di sekolah.

Bagi Arkan Cendekia, pengalaman yang diperoleh melalui workshop ini dapat menjadi tambahan bekal dalam mengembangkan berbagai kegiatan perpustakaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan minat baca, tetapi juga mendorong peserta didik untuk menjadi pencipta informasi.

Membangun Budaya Literasi di Lingkungan Sekolah

Budaya literasi tidak dapat dibangun hanya melalui satu kegiatan. Diperlukan proses yang berkelanjutan dan keterlibatan berbagai unsur di lingkungan pendidikan. Guru, tenaga kependidikan, peserta didik, pengelola perpustakaan, hingga pimpinan sekolah memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan membaca, berpikir, berdiskusi, dan menulis.

Karena itu, kegiatan workshop yang diselenggarakan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi menjadi kesempatan untuk belajar sekaligus memperluas jejaring dengan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap literasi dan penulisan.

Bagi Arkan Islamic School, peningkatan kompetensi tersebut sejalan dengan kebutuhan pendidikan yang tidak hanya mengedepankan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan peserta didik dalam mengolah informasi dan menyampaikan gagasan.

Menulis juga dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk mendokumentasikan pengalaman, mengungkapkan pemikiran, menyampaikan hasil pengamatan, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Dengan demikian, kemampuan menulis dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang lebih luas. Peserta didik tidak hanya belajar menerima informasi, tetapi juga belajar mengolah dan menghasilkan pengetahuan.

Memperkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Partisipasi Arkan Islamic School dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi juga menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah dalam pengembangan literasi masyarakat.

Program literasi akan memiliki dampak yang lebih luas ketika berbagai pihak dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik. Sekolah memiliki lingkungan pendidikan, perpustakaan memiliki sumber informasi, sedangkan pemerintah daerah memiliki berbagai program yang dapat menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat.

Melalui kegiatan seperti workshop menulis ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Bagi perwakilan Arkan Islamic School, kegiatan selama dua hari tersebut menjadi pengalaman berharga untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dalam bidang literasi, penulisan, serta pengelolaan informasi.

Ke depan, semangat yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat terus dibawa ke lingkungan Arkan Islamic School. Pengetahuan yang berkembang dari kegiatan membaca dan menulis tidak berhenti pada diri masing-masing peserta, tetapi dapat diteruskan melalui berbagai aktivitas literasi di sekolah.

Pada akhirnya, literasi bukan hanya tentang seberapa banyak buku yang dibaca atau tulisan yang dihasilkan. Literasi adalah proses untuk terus belajar, berpikir kritis, mengolah informasi, dan menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.

Kehadiran Arkan Islamic School dalam Workshop Menulis Karya Tulis Ilmiah ini menjadi salah satu langkah untuk terus menumbuhkan semangat tersebut yaitu membaca lebih luas, berpikir lebih kritis, dan menulis lebih bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *